I'm Rosalia Valentin Margareta

rossrosalia.blogspot.com

rossrosalia.blogspot.com

rainbow in a word

twitter @rossrosalia

rainbow in a word

facebook: Rosalia Valentin Margareta

rainbow in a word

Information System 2011

rainbow in a word

Sunday, December 15, 2013

dia mencintaiku karena Allah #2

2006
setahun sudah aku menduda. menjadi ibu dan ayah 3 orang anak. membuatkan makanan yang sebenernya kurang layak dimakan. mereka komplain, dan akhirnya aku benar-benar belajar masak. paling tidak membuat makanan yang aku buat menjadi sedikit lebih layak dimakan. mengambil alih tugas-tugas istriku, mengantarkan si sulung sekolah TK. aku cukup bahagia menyaksikan mereka tumbuh sehat dan tanpa kekurangan. meskipun aku sebenarnya tidak sanggup membayangkan betapa mereka sangat merindukan kasih sayang seorang ibu. "ya Allah kuatkan kami", tidak pernah lupa aku panjatkan padaNya.
setiap pagi aku mengantar anakku. melihat langkahnya hingga menuju kelas. setiap hari dia disambut oleh gurunya. lalu barisberbaris dan berdoa bersama. lucu sekali. "ayah mencintaimu anakku".
sepertinya Allah tidak membiarkanku hidup hanya dengan ketiga anakku, membiarkan anakku untuk terus terpaksa memakan masakan yang kurang layak dimakan.

pagi itu, entah kenapa, mataku tertuju pada satu perempuan, yang padahal setiap hari aku melihatnya mengajar anakku di TK. sepertinya Allah memberikan nikmat cinta kepadaku untuk kedua kalinya. rasa apa ini? kenapa hatiku jadi tidak biasa? terus saja seperti itu ketika aku melihatnya setiap mengantar anakku. hingga aku sadari ini memang petunjuk Allah. sepertinya dia diturunkan di dunia sebagai pendamping di sisa hidupku.
aku menyalatinya, aku mengikhtiarinya. setiap tahajud hanya namanya yang kusebut, kumohon kepada Allah untuk memberikan kemudahan atas pilihan hatiku. 1 hal yang dulu sudah lama terlupakan "duda 3 orang anak" kembali terngiang. namun aku yakin jika niat hati ini baik, Allah akan merengkuhnya.

bismillahirrohmanirrahim.
aku mulai berbicara kepada orang tua sang guru TK. rasa ketikpercayadiriku sedari keluar rumah sudah melekat, hampir mengalahkan niat mulia ini. namun aku tetap melangkah. ditemani dengan orangtuaku, aku menyampaikan maksudku. menikahi perempuan terpilih, tertakdir untukku.
"mengapa kau memilih anakku untuk kau jadikan istri?" pertanyaan pertama.
"saya hanya tidak ingin zina. saya ingin memiliki yang halal sebagai bentuk ibadah." sepertinya cukup memuaskan hati orangtuanya. dan tanpa banyak pertanyaan beliau mengijinkanku untuk meminang putri mereka.
Allah menunjukkan kebesarannya. begitu mudah jalan yang diberikan. "ya Allah inikah hikmah yang kau sembunyikan selama ini? untukku tetap menjaga pandangan, dan mencari yang halal". aku merasa ini keajaiban. seorang perempuan sangat mulia mampu mendampingiku beserta ketiga anakku dan calon anak-anakku yang lain. tiada rasa bahagia yang bisa kusembunyikan dari orang lain. rasanya lega sekali. akan ada perempuan sebagai ibu dari anak-anakku, memberikan jiwa raganya untuk mendampingiku. "istriku, aku mengikhlaskanmu. aku mencintaimu karena Allah. tapi Allah lebih mencintaimu. tenanglah disana. insya Allah dia bisa menggantikan posisimu sebagai ibu dari anak-anakmu, menjadi contoh teladan, menjadi penerang bagi kehidupan kami, seperti yang engkau cita-citakan sewaktu kita bersama. terima kasih atas keikhlasanmu mendampingiku, melahirkan anak-anakku."
pernikahan keduaku pun terjadi. momen dimana semua seperti terlahir kembali. nikmat cinta yang selalu aku jaga kehormatanyya, aku rasakan saat itu. subhanallah, perempuan yang berada disampingku ini adalah perempuan tercantik, dan aku lelaki paling bahagia di dunia saat ini, aku jamin.
ijab qabul aku lakukan dengan fasih karena memang ini bukan kali pertama. aku memberikan dia perayaan sebagaimana mestinya. baginya ini adalah yang pertama. pertama kali dia menyerahkan urusannya padaku, terakhir kali dia melakukan pernikahan. satu-satunya pernikahan yang benar-benar diinginkannya, yang diimpinya.
kebahagiannya bersamaku, bersama anak-anakku yang sekarang juga menjadi anak-anaknya, dia ungkapkan begitu ikhlas, menyejukkan hati. satu hal yang aku kagum, dia tidak pernah mengeluh untuk mengasuh anakku. dia menganggap mereka anak sendiri, yang kadang aku sendiri pun masih belum ngerti bagaimana bisa dia ikhlas berniat mengasuh anakku layaknya anak kandung. sungguh aku belum ngerti.
pada awal pernikahan adalah waktu sulit kami membina rumah tangga. bagi anak-anakku yang harus menyesuaikan diri dengan 'orang baru', bagi istriku yang harus siap dg segala tantangan mengasuhku dan anakku, dan bagiku yang mempersatukan kami menjadi benar-benar keluarga. saling memahami, saling menyayangi.
(aku bertanya, "lalu bagaimana perlakuan anak pertama kepada ibu?")
berkumpul dengan seseorang yang baru, pengganti posisi ibu yang melahirkannya, pengganti pendamping hidup bagi bapaknya, bagi anak umur 4 tahun bukanlah hal yang mudah. perlu perhatian dan pengertian lebih.... tapi dia yakin dia sanggup. dia mencintaiku karena Allah, dia mencintai anak-anakku karena Allah, mencintai keluarga kami karena Allah. ini sudah jalan yang harus diikuti, inilah jalan baginya untuk mendapatkan Ridho, mendapatkan imbalan surga di keabadian nanti.
"aku siap jika bapak ingin menikah lagi, kalaupun itu memang sudah jalanku untuk menuju Ridho Allah". aku kaget seketika ketika dia mengatakan hal itu. bagaimana bisa, perempuan yang bahkan tidak turut melahirkan anak-anakku namun ikhlas menyayangi mereka, meninggalkan pekerjaan sebagai guru TK, masih bisa berbicara ha seperti itu. ya Allah apa aku pantas untuknya? menjadi imamnya? sedangkan kesholehannya dia benar-benar diluar ekspektasiku. sanggupkah aku membimbingnya dijalan lurusMu? kuatkan aku ya Allah untuk menjaga perhiasanku ini.
hari-hari berlalu, hari-hari yang penuh dengan pembelajaran bagi kami semua. belajar saling menerima dan menyayangi.
usia pernikahan kami sudah menginjak angka 5, namun belum juga Allah menitipkan seorang anak kepada kami. "mungkin Allah masih belum percaya sama kita mas. aku selalu bersabar dan berdoa, aku yakin Allah mencintai kita bagaimanapun keadaannya." setiap kata yang diucapkannya selalu berhasil melelahkan perasaan gundah ini. sebenarnya aku takut dia tidak sanggup lagi dengan pernikahan ini, aku takut dia minder karena belum bisa memberikan keturunan bagiku. aku hanya takut akan hal itu. namun Allah melalui istriku, telah meyakinkanku untuk tetap bersabar melewati jalan yang sudah menjadi skenario.
("benar-benar seperti sinetron ya? hahaha", beliau bergurau dengan polosnya. dalam hati kami sih ,"emang iya mirip sinetron yang biasanya nongkrong di Tr*ns TV atau M*CTV").
tahun ke 6 Allah mengabulkan doa kami. istriku mengandung anak pertama baginya dan ke4 bagiku. kami memeriksakan kandungannya di RS terdekat dan diketahuilah jenis kelaminnya perempuan. Alhamdulillah ya Allah, Kau benar-benar mengasihi kami. Alhamdulillah.
3 orang ank laki-laki, dan 1 calon anak perempuan, tiada lagi yang bisa mengalahkan kebahagiaan ini.
singkat cerita, tibalah saat istriku melahirkan. masih teringat akan memori 7 tahun yang lalu, ketika istri pertamaku berjuang melahirkan, dan diambil kembali olehNya secara khusnul khotimah. mulutku lebih banyak berdoa saat itu, pikiranku lebih terkonsen padanya. ya Allah selamatkan mereka....
lagi-lagi Allah menunjukkan kebesaranNya, Dia menyelamatkan anak dan istriku. anakku lahir dengan normal dan sehat tanpa kekurangan apapun, istriku pun selamat dengan nafas yang masih terengal-engal, berusaha sebisa mungkin menstabilkan keadaan tubuhnya. aku segera melafadzkan adzan kepada anak perempuanku, mengusap keningnya,"betapa Allah mencintaimu nak, kamu yang kami tunggu sekian lama akhirnya datang ke dunia dengan selamat. kamu hebat. terima kasih anakku".
istriku berbisik berusaha berbicara, "dia anak ke4 kita mas. cantik ya? sepertiku hehe". bahkan di saat dia telah berjuang mempertaruhkan hidup dan matinya untuk melahirkan si kecil, dia tetap dan selalu mengingat anakku yang lai,ketiga anakku sebelumnya, walaupun ini adalah anak pertama baginya. sungguh mulia perempuan yang Kau pilihkan untukku.
beberapa hari berlalu, hingga aku baru tersadar bahwa fotoalm istri pertamaku masih menghiasi kamar kami. sewaktu aku akan mencopotnya, dia berkata,"tidak apa-apa foto alm masih disana. beliau adalah kenanganmu, ibu kandung anak-anakmu yang berjuang menyelamatkan anakmu hingga ajalnya. bagaimana bisa mas melepaskan kenangan yang dia berikan sampai saat ini? aku tidak akan cemburu dengan seseorang yang sudah meninggal. beliau adalah perempuan mulia yang sudah mendampingimu melampaui hari untuk menungguku." begitulah wataknya, hangat sekali bila mendengar ucapannya. subhanallah, aku mencintaimu istriku.
kehidupan kami pun semakin  lengkap. 3 anak laki-laki, satu anak perempuan, rumah sendiri, kendaraan pun ada, tiada kekurangan fisik dan mental yang kami miliki. hidup berjalan begitu indah dengan rahmatNya.

(hot chocolate tinggal 1/4 cangkir. malam itu, ditemani langit tanpa bintang, sedikit mendung, aku benar-benar ingin menjadi perempuan seperti istri seorang bapak di depanku saat ini. kadang aku tidak percaya bahwa masih ada perempuan yang rela mengasuh anak orang lain, dan ikhlas jika dimadu. dengan segala iman, ketaqwaanNya, dia bak seorang ratu yang dihiasi emas permata surga. kecantikan yang benar-benar abadi, yang membuat aku sangat terinspirasi walaupun belum pernah bertemu. subhanallah)

say thanks to: Mr. X who let me us know your life story, my friend, and Dunkin Donuts which gave us place and hot chocolate

Wednesday, December 11, 2013

dia mencintaiku karena Allah

"ini adalah foto istri keduaku"
berawal dari pengakuan tersebut dari seseorang sambil menunjukkan foto di hapenya, aku tertegun sejenak, sedikit mencerna, lalu "oh, begitu. lalu bagaimana dengan istri pertama?"
sambil mengusap wajah, bersiap-siap menjelaskan, bercerita panjang lebar.

Dunkin Donuts, Sanur, Bali 08.47 pm.
aku telah menikahi dua perempuan yang saat ini memberikanku 4 keturunan. 3 dari istri pertama, 1 dari istri kedua. yah ini kehidupanku, agak gak normal ya? hehe (lalu beliau tersenyum tipis hanya untuk membuyarkan wajah kagetku dan temanku). dulu aku menikah dengan seorang perempuan Malang. saat itu dia masih kuliah kira2 semester 5. sengaja sebelum dia lulus aku melamarnya. dengan keyakinan kuat bahwa dialah jodohku, tanpa berpacaran, aku memintanya, meminta dia menjadi ibu dari anak-anakku. dia langsung setuju, karena memang sudah memiliki misi yang sama untuk menikah setelah pacaran. akhirnya kita menikah. dan dia masih berstatus mahasiswa. dia juga mengandung anak pertamaku ketika masih kuliah. aku benar-benar membuat hidupnya tidak senormal teman-temannya yang masih bisa main, senang-senang tanpa bingung mengurus suami dan kehamilan. tapi tetap dia sangat mencintai dan menghormatiku selayaknya suami. dan kalian tahu? saat itu kita terpisah jarak, aku di surabaya dan dia di malang. ya Allah benar2 berat baginya.
Allah tetap memberikan kemudahan bagi kami. gajiku yang alhamdulillah sudah cukup memenuhi kebutuhan kami, dan cukup aku tabung buat membangun rumah. anak pertama kami lahir dengan selamat. bagiku tiada yang lebih membahagiakan kala itu 2 orang paling berarti bagiku selamat dari peristiwa maut yang harus mereka lewati. menjadi seorang ayah, menyayangi keluarga, bagaimana aku mendustakan nikmat Allah Maha Dahsyat ini? subhanallah
wisuda pertamanya tiba. dengan menggendong anak, kami berfoto bersama layaknya keluarga. temannya yang lain kalah karena mereka hanya berani membawa pendamping wisuda yang belum menikah (kita semua terkekeh, tapi emang iya sih. pendamping wisudapun belum tentu jd pendamping hidup beneran. oke lanjut).
aku boyong anak dan istriku ke Krian, dengan rumah seadanya. sangat sederhana. aku belum berani menjanjikan apaapa untuknya. tapi dia bahagian hidup bersamaku, seperti ini penuh dengan kesederhanaan. ya, aku benar-benar mencintainya.
hidup bertiga, dengan bahagia, dengan sedikit bumbu rumah tangga penguat rasa. dia semakin dewasa. di mataku tiada yang lain yang kucinta karena Allah selain mereka.
setelah beberapa tahun, akhirnya dia mengandung anak keduaku. kembar. ada dua janin di perutnya. betapa bahagianya aku, akan memiliki keturunan kembar yang lucu, yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. alhamdulillah. saat itu juga kami menempati rumah baru, hanya kami bertiga dan calon anak kedua. sungguh tiada hal lain yang membuat hatiku berbunga-bunga setiap hari, hanya hal itu. hidup kami rasanya sempurna.
detik-detik anak keduaku lahir. aku menemaninya, membacakan sholawat, menguatkan mentalnya.
tiba saat dia harus berjuang untuk keselamatannya dan anak kami. tak hentinya mulutku yang berdoa untuk mereka. alhamdulillah anakku lahir dengan selamat, sehat, dan istriku yang juga selamat. bahagia sekali rasanya, hidupku semakin sempurna. namun kebahagiaan itu hanya terjadi sebentar, dokter berkata bahwa terjadi pendarahan hebat oleh istriku. segala upaya telah kami lakukan. namun takdir berkata lain, Allah lebih mencintainya. dia dipanggil untuk selama-lamanya.
kosong.
itulah hidupku kala sepeninggal istriku.
bingung.
dengan 3 anak yang masih kecil, aku harus bagaimana?
frustasi.
tidak ada hal yang bisa mengembalikan semangat hidup. yang menjadi satu-satunya, sudah pergi dan tidak kembali.
aku seperti orang bodoh, yang tidak tahu harus bagaimana. merasa semuanya terenggut. 2 bulan aku bekerja tanpa konsentrasi, tanpa semangat, dirundung rasa khawatir meninggalkan anak-anakku dirumah dengan pembantu. hingga akhirnya orang tuaku mau membantu untuk merawat salah satu dari si kembar, dan menyarankanku untuk tidak memakai jasa pembantu.
seperti sinetron ya? (beliau terkekeh kembali, sedangkan aku udah tersedu-sedu denger ceritanya).
yah hidupku kelam tanpanya. ternyata seberat ini. tidak ada yang tahu isi hatiku. yang pasti, aku seperti orang paling menyedihkan di dunia ini. duda, dengan 3 orang anak.
tapi didikan orang tuaku menjadikanku bukan seorang pengecut. kenapa memang dg duda 3 orang anak? aku tidak melakukan kesalahan. aku mencintai alm istri dan anak-anakku. aku tidak menelantarkan mereka. aku masih teguh berada di jalan lurusNya. yah, life must go on. hidup dan mati itu sudah skenario Allah bukan? (guratan wajah yang mulai sedih karena harus mengingatnya itu muncul lagi. menahan tangis)

to be continued

Monday, November 25, 2013

renungan...

seorang mandor kuli bangunan di lantai 5 mencoba memanggil pekerjanya.
selang beberapa menit mandor memanggil hingga berteriak, sang pekerja tidak mendengar dan terus melanjutkan pekerjaannya.
dilemparlah uang 1000 rupiah oleh mandor kepada si pekerja agar dia mau menoleh ke atas dan menerima panggilannya. namun sang pekerja hanya mengambil uang tersebut, meletakkan ke dalam saku, dan melanjutkan pekerjaanya. tidak membalas panggilan mandor.
dilemparlah uang lebih besar nilainya 10.000 rupiah kepada si pekerja, namun lagi-lagi hanya diambil kemudian dimasukkan saku, tidak membalas panggilan mandor.
kemudian sang mandor melemparkan batu kecil kepada pekerja, dan "duh" erang dia kesakitan karena terkena lemparan batu tadi. barulah si pekerja menyadari bahwa sedari tadi mandor hendak memanggilnya.

seperti itulah analogi hubungan Allah dengan manusia.
manusia kerap kali lupa untuk bersyukur, berkomunikasi dengan Allah ketika dia mendapat rezeki.
seringkali manusia melupakan Allah ketika dia mendapatkan kebahagian. lupa bahwa kebahagiaan tersebut milik Allah.
tidak jarang manusia meangatasnamakan "hoki" sebagai keadaan ketika dia mendapat sebuah kesenangan, dan lupa bahwa kesenangan itu titipan Allah.
bahkan kita menjadi takabbur dengan rejeki yang diberikan Allah.
namun, ketika Allah memberikan ujian seperti batu kecil tadi, barulah manusia mencoba mendekatkan diri kepada Allah, meminta petunjukNya, memohon jalan keluar. malah terkadang manusia menyalahkan Allah atas ketidakberhasilannya.
Innalillah...

jangan sampai kita menjadi seperti itu. how the lonely our heart and life is, remember Allah always besides us for the entire of our life.
jangan sampai kita menjadi hamba tak tahu diri yang datang cuma sekedar minta tolong sama Allah. memang hanya kepada Allah kita memohon perlindungan dan pertolongan, namun kita juga harus ingat hanya kepada Allah tempat kita bersyukur atas segala karunianya. Allah blesses us, amin :)



Wednesday, November 20, 2013

iya, ini cuma sebagian kecil petunjukNya

inget curhatan adek bukan kandung yang paling kusayang Anita Rusdiyana, tentang betapa hancurnya dia pas dapet nilai UTS ga sesuai harapan mata kuliah Pengantar Matematika (15/11/2013: 5.07 pm)

mbak rosaa, sedih biji PM ku uelek :'( - sms pertamanya masuk
seperti pas jaman maba dulu, aku juga pernah ngalamin hal seperti itu. UTS pertama dapet jelek, ugh umpatan-umpatan gak jelas muncul, sampe kadang nyalahin Tuhan yang udah ngasih kehidupan sampe gede kayak gini. ini hasil pengalamanku yang udah 2 tahun lebih dulu jadi mahasiswa hehe

iya nit. kadang gak semua usaha keras kita langsung dijawab sm Allah. kadang kita mikir, " bukannya kalo nanem bibit apel, keluarnya juga apel ya? kok ini malah keluar sawo". aku pernah, sering malah dapet sesuatu yang aku pikir gak sebanding sm hasil kerja kerasku.
aku pernah belajar mati-matian, ikut LBB di surabaya sm malang buat masuk STAN. Tapi Allah ngasih kegagalan karena itu yang pengen Allah tunjukin. bahwasannya SI adalah tempat yg worth it buatku. dan aku ngerasain itu sekarang. yang awalnya slalu ada pertanyaan, "sebenere iki aku kuliah opo se? koding iyo manajemen iyo, campur2 gak jelas", sekarang sudah alhamdulillah lebih tau tentang fokus kuliahku ini.
aku pernah belajar 3 hari 3 malem ngafalin bab virus waktu mau UTS biologi, saking niatnya itu, buat perbaiki nilai2 sebelumnya. eh tapi ya kok malah dapet separuh dari keseluruhan nilai (red: 50), karena soal yg diujikan lebih banyak ngambil bab lain. tapi hasil belajar tadi ga sia-sia walaupun nilai UTS jelek, tapi sampe sekarang aku masih hafal bab itu, dan gunanya pas adekku nanya tentang virus ya aku tau lebih banyak. dan gimana rasanya jadi mbak yang bisa diandelin adeknya? sama kayak kalo kita dibanggain sm orang tua, trus mereka ngebanggain anak-anaknya di depan teman-temannya. adekku juga gitu.

sebenernya banyak kegagalan yang terjadi pada hidup kita tapi kita gak sadar bahwa usaha yang dilakukan sebelum kegagalan itu terjadi malah membuat kita semakin kuat. ada nih pepatah aku pernah ngutip dari blog seseorang, "maturity comes when you stop making excuses and start making changes" (kedewasaan itu akan muncul ketika kamu berhenti memaklumi kegagalan dan memulai untuk berubah). memang sih pepatah itu tergantung dari orang yang ngejalani. tapi bagiku, ketika kita sudah kapok akan suatu kegagalan biasanya disitulah kita bisa bangkit. tapi ya sampe kapan kegagalan itu ada biar kita kapok? kita bukan anak TK lagi yang mesti dijewer dulu kalo nakal sm ibu kan. kita mesti berubah dg keinginan sendiri.
ketika kita sudah menyadari bahwa kegagalan itu aselinya berasal dari diri kita (asumsikan bahwa Allah memberikan hasil sesuai dengan usaha kita karena Dia Maha Adil), dan kalo misal kita ingin merubah kegagalan itu menjadi kesuksesan, kita bakal paling engga menyesali diri (kenapa aku gitu kemarin, kenapa aku malah nonton bukannya belajar?) truus merubah sikap kita yang seperti itu. wajar jika terkadang kita melakukan pembelaan. "nilai UTS ku jelek, soalnya kelasku UTS hari pertama, sedangkan kelas lain enak dapet bocoran", terus kita bangga dengan dapet bocoran UTS nya kita bagus? kekanakkanakan. di dunia kerja ga ada istilah kayak gitu meen. "kerjaanku belum maksimal soalnya baru dikasih kemarin, sedangkan dia bagus soalnya udah jauh-jauh hari dikasih. " lalu kamu nyalahin bos yg ngasih kerjaan. you'll get fire! wake up.
memaklumi kegagalan itu bukan satu-satunya alat penghibur kita. kita harus ikhlas atas apa-apa yang sudah diberikan. tapi kadang kita malah gak sadar yang dikasih itu petunjuk. dapet nilai jelek, yaudah next exam mesti lebih bagus. kalo bisa dapet A kenapa kita puas sama hasil B? bukannya ga bersyukur, tapi Allah sangat menyukai hambaNya yang getol berikhtiar dibanding cuma ngeluh dan menyalahkan keadaan. insya Allah apa-apa yang kita tanam bakal tumbuh dengan baik atas RidhoNya jika kita ngerawat dan gak ngebiarin mati :)

and for you Nita, hidup itu butuh terjalan buat kita lebih baik. kalo ngeflat aja gimana kita ngerti rasanya pahit, gimana kita ngerti cara buat jadi lebih baik. Allah Maha Mengevaluasi. percaya deh itu petunjuk bahwa kelemahan kita terletak disitu. you'll be better if you be able to conquer your weakness, menaklukkan batas kekuatanmu. ya kalo kata novel 5 cm sih:

Dan...
sehabis itu yang kamu perlu...
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja...
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya...
Serta mulut yang akan selalu berdoa...


Allah always loves you for the entire of your life :)

Apalagi Tuhan

ini adalah repost dari blog seseorang. cuma buat saling mengingatkan sesama :)

Dengan terhuyung-huyung anak saya yang masih berumur sebelas bulan berjalan melangkah sambil mendorong Baby walker-nya. Saya mengikuti dari belakang, menjaga kalau-kalau dia sampai terjatuh ke belakang.
Benar saja, setelah beberapa langkah ke depan, tubuhnya limbung, pegangannya terlepas dari gagang baby walker. Dengan sigap saya menyambut tubuh mungilnya. Dia hanya tertawa memperlihatkan barisan giginya yang baru tumbuh sedikit. Saya membalas senyumnya dan menegakkan kembali tubuhnya. Dia kembali melangkah seolah tak pernah ada kejadian apa-apa barusan.
Sesaat, ada semacam keharuan yang menelusup masuk menembus relung dada. Entah darimana datangnya, tapi rasa haru itu menyentuh ke relung hati terdalam dan membuat mata ini pedih karena rembesan air mata yang keluar tertahan.
Saya membayangkan, “Kita manusia saja begitu tekunnya menjaga anak yang kita kasihi.. Tanpa si anak sadari, ada orangtua yang penuh cinta menjaganya dari belakang. Orangtua yang sekilas seakan membiarkan anaknya melangkah, namun dengan hati waspada siap sedia menjaga dari belakang.
Ketika si anak terjatuh dan menangis, ada orangtua yang akan memeluknya dengan penuh cinta dan mengusap tetes airmata yang jatuh.
Manusia saja seperti itu. Apalagi Tuhan? Dia yang Maha Pengasih Penyayang pastilah lebih mencintai kita melebihi manusia yang cinta pada anaknya. Anehnya, banyak orang yang lebih suka membicarakan sisi pemarahnya Tuhan.
Mungkin kita tidak asing dengan kalimat-kalimat seperti:
- Ayo Sholat, nanti Tuhan marah
- Bencana alam, Tuhan murka
- “Tuhan tidak tidur, dia pasti akan membalas.. (Sejak kapan Tuhan jadi Tukang balas dendam manusia?)

Padahal Nabi menyebutkan kasih sayang Allah itu hanya satu dari 100 bagiannya yang diturunkan ke bumi. Itupun bahkan sudah mampu membuat hewan punya naluri menyayangi anaknya. Sementara, 99 dari kasih sayang sisanya, Allah simpan untuk di hari kemudian.
Jadi, kalau saat ini kita sedang dalam kondisi “terjatuh” saat melangkah, sesungguhnya ada Tuhan yang mendekap kita dengan segenap cintanya. Cinta yang melebihi cinta manusia kepada anaknya.
Bayangkan :’)

Thursday, October 24, 2013

'Cos somehow, life finds a way.

Al-Insyirah: 5-6


“Maka sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Al-Insyirah: 5-6).

Allah bersama orang-orang yg go ahead

gak tau kenapa 2 minggu terakhir ini aku kayak gak jodoh sama beberapa mata kuliah. telat ngumpulin tugas, salah format, blank saat kuis, telat ujian... rasanya itu kok ya semua pada berantakan gini. padahal semangat juga masih menggebu-gebu, pikiran masih tetep fokus, dan lagi belum pada titik bosen kuliah. aneh bukan sih? jadinya dikit-dikit kepikiran, was was gak jelas, pikiran galau gak karu-karuan pas kena masalah kuliah padahal cuma secuil, ujung-ujungnya stuck sama bad mood itu tadi. mungkin karena akhir-akhir ini banyak dikejar deadline tugas kuliah dan proyek sama dosen, jadinya gabisa nyelesaiin semua dg maksimal, pasti ada aja yg missed. pokoknya ada aja yg trouble -_- kadang aku mikir masa gara-gara 1 masalah jadi kebawa ke semuanya sih? masalahnya juga ga ribetribet amat. apa karena faktor moody atau emang akunya yg males jadi suka deadline? hmm 1 kalimat yg tiba-tiba bikin sadar sih, keberhasilan gak berpihak sama orang males. jadinya mau gamau dan harus mau, pola ngerjain tugasku sekarang ini kudu diubah. jangan tergantung mood dan harus berprioritas. soalnya kalo gak gitu aseli deh bikin kacau yang lainnya. emang kok, Allah bersama orang-orang yg go ahead. wish You always beside me God.

Wednesday, October 9, 2013

Selamat ulang tahun ayah ♥

45 tahun sudah kau hidup di dunia ini. dititipkan kehidupan serta amanah dari Yang Maha Kuasa. masa kecil yang indah tak pernah sedikitpun kau lupakan. kenangan bersama teman-teman, berenang di kali, menangkap ikan, bakar kerang, manjat pohon, tak sedikitpun kau lupa. kau sungguh dicinta oleh teman-temanmu dulu hingga sekarang. anak yang beranjak dewasa, berani mengalihkan tanggung jawab orang tua. hidup mandiri dan sudah tidak meminta. hingga kau berani mengambil tanggung jawab anak orang, sebagai suami, sebagai ayah.
kinipun tugasmu berganti menjadi jauh lebih besar, bertanggung jawab atas sebuah rumah tangga. kau bukanlah orang yang berpendidikan tinggi. bermodal kuat, tahan banting, dan kepercayaan, kau laksana arjuna mencari kerja serabutan sana sini hanya untuk membuat mama tidak sampai lapar.
hingga akhirnya aku terlahir di dunia sebagai anak pertamamu, kebanggaan pertamamu. aku bagai motivasi hidup, yang membuatmu semakin keras bekerja. tak jarang kau sesak napas karena debu ampas padi. itu tak membuatmu putus asa. sikapmu yang jujur, membuat bosmu kala itu sungguh menyayangimu, hingga diberikanlah amanah sebagai seorang mandor penggilingan padi. 200 ribu per bulan kau putar uang itu untuk membiayai kami, bagaimanapun caranya. hingga Allah mendengar doamu kala itu, ayah memenangkan hadiah mobil pengangkut barang dari sebuah Bank. kau jual mobil itu sebagai modal usaha. ayah membeli 1 buah angkot yang bisa dioperasikan sebagai penghasilan tambahan. kau memperkerjakan temanmu yang kala itu mengalami krisis ekonomi. hasil angkot kau bagikan menjadi 2. malah terkadang ayah harus mengorbankan waktu istirahatnya, untuk mengendarai angkot jika temanmu sakit. kau bekerja terlalu keras, tapi kau orang yang keras kepala. bagaimanapun mama menasihati, kau hanya bilang "kalau aku gak kerja, seli mau minum susu darimana?". selalu seperti itu.
aku ingat masa kecilku waktu itu nakal sekali. sosok anak yang tidak mau diam. ayah sering cerita, jika aku sakit, setiap malam tubuhku tidak pernah mau diajak duduk. maunya selalu digendong dan diayunkan. ayah, mama, dan nenek bergiliran menggendong sepanjang malam. terutama ayah yang tidak tega dengan suara tangisku. rela tidak istirahat semalaman hanya untuk menenangkanku. namun hal itupun tak menyurutkan tekad ayah untuk bekerja, demi kami.
kala itu tahun 1999 aku mulai mengenakan seragam TK. sudah mengerti huruf, angka dan benda-benda. tidak mau diam, selalu bertanya, dan suka menangis. dan akupun ingat, ayah dan mama tidak pernah mengacuhkan pertanyaanku. kalian selalu menjawab apapun yg kutanyakan. terima kasih menjadi guru sejati bagi hidupku :)
bisnis angkot ayah ternyata mengalami penurunan omzet. hingga akhirnya kau jual angkot itu, dan membeli sebuah sepeda motor bekas. kau naikkan aku diatas motor dan mengajak jalan-jalan. bertiga, kau membonceng kami berwisata, walau hanya sekedar mencari udara sejuk di Pacet.
sepeda itu kau jual lagi untuk membeli motor yang lebih bagus. sedikit demi sedikit perekonomian kami meningkat. banyak tawaran membeli motor tersebut dari beberapa makelar. kau pun menjual motor itu untuk modal yang lebih besar. lama kelamaan, kau terbiasa memperjualbelikan kendaraan hingga kau mampu membeli sebuah mobil dengan tabungan yang ada.
kala itu pertama kali ayah membawa mobil pribadi di depan rumah kami. aku sangat senang, loncat kesana kemari, di atas gendongan ayah, aku menepuk-nepuk bodi mobil itu. maklum, harga mobil sangat mahal dan jarang orang mau membeli mobil.
adik kembarku terlahir. 3 orang anak perempuan kecil meramaikan suasana rumah. alhamdulillah katamu. walaupun sebenernya aku tahu kau sangat menginginkan anak laki-laki, untuk diajak berlari, bersepeda, mancing, main bola, dan manjat pohon. tapi tak pernah ayah menyesali kehadiran kami, 3 anak perempuan anugerah terbesar dalam hidupnya :')
hampir 15 tahun kau menggeluti dunia jual beli mobil, kau memiliki banyak sekali koneksi, teman dan rekan kerja. yang saat ini selalu ada di saat ayah membutuhkan mereka. semua ini berkat Allah yang percaya kepadamu, titipan rezeki ini akan kau pergunakan semestinya.
kebutuhan hidup semakin meningkat. kami harus memiliki rumah sendiri. ayah dan mama banting tulang bekerja seharian penuh untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. hingga akhirnya ayah membangun rumah yang saat ini sedang kami singgahi. rumah sederhana, dengan taman di depannya. pohon mangga mengelilingi, serta halaman yang luas. rumah impian kami.
tabungan habis untuk membangun rumah. masih tersisa beberapa aset yang bisa dijual untuk modal bisnis. kau jual aset-aset itu hingga akhirnya kau membeli sebuah truk yang bisa digunakan sebagai jasa pengangkut limbah. datang beberapa orang meminta pekerjaan, kau pun memberikannya. walaupun tau penghasilan truk itu tidak besar, kau rela membaginya.
Allah Tak Pernah Tidur. Dia tahu kebaikanmu. rezeki datang sendirinya, hingga ayah mampu membeli sebuah truk lagi untuk mengembangkan bisnisnya. dan hingga saat ini pun ayah berhasil, truk-truk itu membawa pemasukan yg berarti bagi kami :)
kebutuhan rumah tangga semakin besar. aku dan adikku memerlukan biaya lebih untuk sekolah. alhamdulillah saat itu mama ditetapkan menjadi seorang PNS, seorang pengemban amanah negara. ayah dibantu oleh mama, sedikit demi sedikit menabung, hidup hemat.
kala itu ayah dihadapkan dengan pilihan besar. seseorang menawarkan jasa perakit mesin pembuatan karton. kau berpikir untuk berbisnis, membuka lapangan kerja. tabungan yang selama ini tersimpan apik, harus dikeluarkan sebagai modal usaha. kau tidak mau meminjam di bank. karena kejujuranmu, seseorang penjual tanah sebagai lahan pabrik ikhlas jika ayah melunasinya dengan mencicil setiap bulan 10 juta.
berat sekali awalnya, order masih sepi, pegawai menganggur, cuaca tidak mendukung. rasanya ingin collapse saja. namun mama dg segenap dukungannya, mampu mengembalikan semangatmu. kau ubah sistemnya, kau promosikan karton itu ke koneksi dan teman yang kau kenal. tak ubahnya seperti sales yang menjajakan produk, kau pun seperti itu. dari pabrik satu ke pabrik lainnya. ayah berhasil. beberapa orderan masuk, masih labil memang tapi semua itu butuh waktu. Allah Maha Melihat :)
saat ini beberapa bisnis kau jalankan. waktu, tenaga tercurah pada itu semua. tapi mengapa, aku sedikitpun tidak pernah merasa kau acuhkan? aku merasa anak paling beruntung di dunia ini yang memiliki ayah sepertimu. di mataku, ayah sangat cerdas. menyeimbangkan segalanya. keluarga, pekerjaan, agama. sesibuk apapun ayah tak pernah mengeluhkan di hadapan kami. sebesar apapun masalahnya, ayah selalu tersenyum. jika ada liburan, orang yg paling bahagia bukanlah aku, adik, atau mama, tapi ayah. karena disitu kami bisa berkumpul, melepas kesibukan, walau hanya sekedar berkumpul di ruang tamu, menikmati sepiring nasi dan tempe untuk sarapan. 
bagimu, kau bukanlah orang sibuk, malah kau sering berkata, "anak-anakku memiliki kesibukan lebih dari ayahnya. ayah rindu kalian, walau hanya sebatas sarapan bersama." :')
segala kenangan tentangmu, begitu membekas di hatiku. walaupun aku jauh, kau selalu kurindukan. setiap doa dalam sholatku, tak pernah tertinggal doa untukmu. terima kasih pahlawanku.
selamat ulang tahun ayah, panjang umurmu, disembuhkan dari segala penyakit, dicintai Allah dan semua orang yang mengenalmu. 

aku mencintaimu karena Allah, ayah :)

Sunday, August 11, 2013

ini rahasia-Mu

jodoh itu engga bisa diukur dengan seberapa lama kamu mengenalnya. kenal bertahun-tahun bisa jadi jodoh tapi bisa jadi belum berjodoh. dan sangat mungkin kenal hanya hitungan hari, ya dialah jodohmu. jika Allah sudah membolak balikkan hati, kamu mau apa? benar-benar Maha Besar Allah yang penuh rahasia kan :')

ditulis dengan kerandoman di pagi hari, tapi semoga menyadarkan kamu sekalian. syukron :)

Thursday, July 25, 2013

untitled

"Bila kita diberi waktu tak terbatas, tidak ada lagi yang istimewa. Tanpa kehilangan atau pengorbanan, kita tidak bisa meghargai yang kita punya" from : The Timekeeper, Sang Penjaga Waktu by Mitch Albom. alih bahasa by Tanti Lesmana

Monday, July 22, 2013

hari anak nasional

di sebuah channel TV, ada iklan layanan masyarakat luar negeri, yang isinya sebuah cerita mungil dari sekumpulan anak cacat. mereka mendedikasikan kepada para ibu yang sedang mendengarkan cerita itu yang dikemas dalam sebuah lagu karya Doris Day.

when i was just a little girl
i asked my mother what will i be
will i be pretty, will i be rich
here's what she said to me
que sera, sera
whatever will be will be
the future's not ours to see
que sera, sera
when i was just a little boy
i asked my mother what will i be
will i be handsome, will i be rich
here's what she said to me
que sera, sera
whatever will be will be
the future's not ours to see
que sera, sera

sejenak rasa iba, haru, disusul mbrabak kecil ketika aku liat iklan berdurasi sekitar 1 menit ini. banyak hal yang belum aku mengerti tentang rasa dan asa anak cacat. aku hanya bisa mengkasiani mereka karena cacat fisik. namun ternyata luka yang sesungguhnya menganga ada dalam hati mereka.

the future's not ours to see

iya teman-temanku, masa depan bukan untuk dilihat, tapi untuk diraih. tidak peduli sekurang apapun kamu, jika Tuhan menghendaki, masa depan indah bukanlah hal yang tidak mungkin bisa diraih. semangatlah menjalani hidup, Tuhan memberikan kekurangan untuk kamu putar balikkan dan berdamai dengan hidupmu. selanjutnya serahkan kepada Tuhan saja apa hasil yang kamu tuai nanti.

kepada orangtua yang mencintai anaknya, jangan khawatir. kami selalu berusaha membuatmu bangga dan berdoa agar kami bisa mencapainya. selanjutnya biar Tuhan yang mengatur segalanya .

with love : anak yang mencintai dan selalu ingin dicintai



Sunday, July 21, 2013

financial

I read some post from a woman that has followed seminar, theme financial. I think I have to share with you all because this information is necessary known to our live in married (even I am still a student college kkk)

1. consider that we are a company, its meant income minus outcome, must have profit
2. profit is get from put aside the income. the method, before post an outcome, the income have to put aside.
3. so put aside income is priority. though nominal is small, have to do by routine
4. there are 5 things in human life. NEEDS, WANTS, DEBT, SAVING, and INVEST
    NEEDS is need that must have filled. e.g.: eat, buy household needs, etc.
    WANTS is want. wants and needs are different. if wants isnt filled, no problem cause itsnt urgent.
    DEBT is debt. e.g.: home credit, credit card, debt to friends
    SAVING is saving funds. it is a must as reserve fund to anticipation something that happen out of our plan
    INVEST is like invest in deposito, reksadana, gold, property etc.
5. the proportion of them:
    if we has debt: needs (50%), wants (10%), debt (30%), saving (10%)
    if we dont have debt (free): needs (50%), wants (10%), saving (30%), invest (10%)
6. the last dont forget to always be generous. sincere to share our rizki. cause what you share, it is what you get

so, you who looking for mate, for man accompanying your GF when she shopping cause when she become your wife, more she saving money, more humble her lifestyle, and better for you. for woman beside ask the income of your BF, also ask his outcome. dont dazzle with a man who has big income, but has a big debt, it is some lie.

simple, but important :)


chocolatos

you come with sweet taste that make me free, calm, and happy. I adore you

black

when I saw some picture folder in my laptop, I found the photo has taken at November 2012, I has sung with my choir team at SESINDO 2012. the dresscode was black. umm I rarely to use black clothes and has photo when use it. here we go!







not bad, huh?

8th hunting sisfor at kebun bibit surabaya

there are some photo has taken at Kebun Bibit Surabaya with Sistem Informasi Fotografi club. enjoy it!

theme : picnic

some people called this photo as Wardah adv and they give some absurd conversation to complete it as adv lol

the sinister expression I think :|

the most photo I loved by mr. pipin <3

very very chubby

laugh

how I called? umm waiting for something?

crew prepare the equipment, they are so serious O.o

the fail funny expression, isnt it? hahaha

well, here the model of hunting moment. beautiful, charm haha I always expected about us too high whereas the fact isnt lol

edwina fiqhe anandita

rosalia valentin margareta

endhita ayu kusuma putri

umi fadilla

and the last this is the crew of 8th hunting sisfor


thanks for watching, hope give you all inspiration and enjoyable :)








Friday, June 14, 2013

tired

siang ini aku menyempatkan diri mengunjungi danau favoritku, danau beriak dengan anggunnya.
setiap angin yang menerpa membuatku tak bisa berceloteh, menjadikanku bukan aku lagi.
seakan aku dibungkam oleh perasaan dan pikiranku selama ini, oh tidak, yang pasti 4 bulan terakhir ini.

aku lelah, lelah sekali...
banyak hal terperangkap dalam pikiranku hingga aku tak bisa mencerna dengan baik apa maksud semua ini.
badan ini mendadak dingin, bak terjebak hujan dan angin ketika terburu ingin pulang kerumah. ingin lepas, tapi tak bisa.

aku lelah berlari.

aku berlari untuk sebuah kenyataan yang luar biasa pahitnya. aku bersembunyi di tumpukan tugas dan kegiatan di kampus. aku menutup telinga dari segala hingar bingar tentang hal itu. aku menutup mataku agar tak ada lagi air mata yang mengalir sia-sia. aku berlari hingga lelah ini pada akhirnya datang.

bukankah ada terang sehabis gelap?
berlari bukan pilihan yang baik. aku harus menghadapi. karena sampai kapanpun aku harus menopang hidupku dengan caraku. sampai kapan aku harus melakukan sesuatu yang dilakukan hanya untuk bersembunyi? bukankah Tuhan melihat derajat kita dengan sikap yang kita miliki?

aku tidak akan lari lagi karena Tuhan tahu apa yang terbaik and I always believe on it. as the water in the lake, it followed the stream flowing even when it had to go through a narrow trench and dark. and it'll find its own ocean that itself don't know how wide the ocean.

thanks ariesty, secara tidak langsung sudah menyadarkanku hal penting ini :)

Tuesday, January 8, 2013

Surabaya on Night

just little of my gift, enjoy it :D





















Taken by Dimas Adi Wirautama in Pakuwon City and street of Tunjungan :)


Saturday, January 5, 2013

iOS 6 munculkan gebrakan baru di industri teknologi



Apple mengklaim ada lebih dari 200 fitur baru pada sistem operasi yang bisa dijalankan mulai September mendatang berbarengan dengan peluncuran iPhone 5. Namun, mengutip laporan situs teknologi Computer World, perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini hanya melakukan sedikit pembaruan.

Dari hasil pembedahannya setidaknya ditemukan lima "wujud" signifikan yang membedakan iOS 6 dengan pendahulunya, iOS 5. Berikut ini ulasannya.

Studi Kasus Sistem Operasi


A. Manajemen Memori

Manajemen Memori MS-DOS

·        Conventional memori, size berkisar 640 kb. Biasanya disebut sebagai memori standar. Dipakai untuk aplikasi program yang dijalankan di memori, baik yang bersifat menetap maupun tidak.
·        Upper memori, size berkisar 384 kb. Memori ini digunakan untuk program driver dan sejenisnya, juga ROM BIOS. Program aplikasi DOS bisa dijalankan pada block memori ini dengan menggunakan perintah DOS= UMB ( upper memory block).
·        High memori, size berkisar 64 kb, high memori sering disebut perluasan memori, dan memori standar hanya tersedia pada chip jenis 80286. Kebanyakan program lama tidak dapat mengaksesnya, tetapi untuk menjangkaunya bisa disisipkan perintah LOADFIX pada file config.sys.
·        Extended memori, size berkisar di atas 1 Mb. Juga tersedia pada chip jenis 80286, hanya dapat dipakai oleh DOS jika file himem.sys diaktifkan.
·        Expanded memori, dibentuk dengan cara mensimulasikan extended memori. Diakses dengan menggunakan file emm386.exe. Memori ini digunakan dan dibutuhkan pada platform Windows.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More